Noni : Musisi diatas rata-rata

Mendapat nilai di atas rata-rata dari seorang musisi kawakan tentunya sangat luar biasa!

Noni musisi Diatas rata-rata. “Noni tidak hanya seorang penyanyi yang mempunyai karakter unik dan cara bernyanyi yang bebas lepas. Noni juga memiliki musikalitas yang luar biasa dengan kemampuannya untuk bermain piano dan menciptakan komposisi lagu,” demikian penilaian Erwin Gutawa pada Aurelia Suprestia Djuanto (12 tahun) yang memiliki panggilan Noni.

Siswi kelas 1 SMP Marsudirini Bogor ini adalah salah satu penyanyi yang dipilih sendiri oleh Erwin dan putrinya Gita untuk ikut dalam proyek mereka yang bernama “Gita & Erwin Gutawa’s Project”. Proyek ini dibuat untuk menghasilkan album “Di Atas Rata-Rata” yang berisikan 13 penyanyi cilik, berusia antara 9-14 tahun. Mereka terpilih karena talentanya yang luar biasa di bidang musik, jauh melampaui kemampuan anak-anak seumur mereka. Di dalam album ini, Noni menyanyikan lagu “Di Duniaku” ciptaan Gita. Seperti apa rasanya, Superkids Indonesia berbincang dengan Noni.

Hai Noni, bagaimana rasanya dapat terpilih menjadi salah satu penyanyi di album “Di Atas Rata-Rata”?

Seneng banget pastinya, karena ini proyeknya Om Erwin dan Kak Gita.

Bisa ceritakan proses Noni dipilih sama Om Erwin dan Gita Gutawa untuk masuk proyek ini?

Prosesnya lewat audisi tertutup. Aku bisa ikut audisi karena dapat rekomendasi dari guru les aku di KBL (Karunia Bersama Lucky-Red). Proses audisinya ada dua kali penyaringan. Waktu selesai audisi pertama, aku nggak dipanggil lagi. Aku sudah pasrah! Eh, ternyata aku lolos tanpa harus ikut audisi yang kedua. Wah, benar-benar nggak sangka!

Pengalaman yang tak terlupakan saat pembuatan album ini?

Waktu rekaman sama solo piano bareng Om Erwin. Itu seneng banget dan nggak bisa aku lupain.

Bagaimana reaksi teman-teman sekolah dan keluarga tentang album “Di Atas Rata-Rata”?

Kalau keluarga sudah pasti senang banget plus mendukung. Temen-temen aku sudah pasti nggak menyangka. ‘Eh, masa si Noni temen aku bisa kayak begini’. Semuanya kaget dan senang. Itu yang mereka ungkapin ke aku.

Sejak kapan Noni belajar bikin lagu dan sudah berapa banyak lagu ciptaan Noni?

Dari umur sebelas tahun aku mulai bikin lagu sendiri. Dari pengalaman, kadang-kadang kalau ketemu kata-katanya langsung aja aku bikin lagunya.

Siapa yang mengispirasi Noni bisa sampai membuat lagu?

Aku terinspirasi dari koko (Kakak-Red) aku. Dia bisa menciptakan lagu. Aku jadi termotivasi. Kalau koko saja bisa, kenapa aku enggak?

Noni kepingin sekali bernyanyi bareng penyanyi siapa dan mengapa?

Aku ingin duet sama Alicia Keys. Aku suka banget sama dia. Suaranya bagus banget, terus bisa main piano juga.

Pernah merasa gugup di panggung?

Yang pasti sih, aku selalu berusaha untuk nggak gugup dulu. Aku selalu bilang sama diriku sendiri ‘Aku harus kasih yang terbaik buat orang-orang di depan aku ini’. Waktu launching album ini pastinya aku gugup banget. Tapi waktu berdiri di panggung gugupnya langsung hilang begitu saja.

Noni kursus vokal di KBL sudah berapa lama?

Aku bergabung di KBL dari umur 7 tahun.

Apakah dalam pembuatan album ini mendapatkan pelatihan khusus dari Om Lucky Tampilang (Pendiri sekaligus pelatih di KBL-Red)?

Oh, itu pasti. Aku terus dilatih oleh Om Lucky untuk album ini.

Sejak usia berapa Noni belajar piano dan bernanyi?

Aku bermain piano dari umur 4 tahun dan belajar sendiri, kemudian private piano klasik sampai sekarang.

Menurut Noni, nih, lebih sulit mana, menyanyi atau bermain piano? Dan mengapa?

Dua-duanya sulit. Piano susahnya di improvisasi karena kalau mainnya itu-itu saja pasti akan bosan. Beda sama menyanyi yang susahnya kalau di panggung lupa lirik. Itu benar-benar masalah buat penyanyi, dan aku sendiri pernah mengalaminya.

Cita-cita Noni sendiri apa?

Ingin jadi penyanyi kayak Alicia Keys.

Noni musisi diatas rata-rata
Rahadian Wijaya
FOTO: NONI

www.superkidsindonesia.com