Falsetto

Banyak orang menganggap Falsetto & Head Voice sama. Keduanya sangat BERBEDA, terutama dalam hal Otot yang berperan.
Falsetto diperani oleh False Cords, Head voice oleh True Cords.

Pelajari Falsetto dengan benar karena Penting & banyak gunanya (bukan hanya penambah nilai artistik sebuah lagu).

Falsetto yang dianggap sebagai suara yang diabaikan oleh metode lama justru cukup efektif untuk mengakses Head Voice.

Falsetto yang diabaikan oleh metode lama, dapat dipakai sebagai tricks untuk melebarkan jangkauan nada (Head Voice) semaksimal mungkin.

Penjelasan:
Sekalipun posisi true vocal cords dalam keadaan terbuka akibat aktifnya false vocal cords yang sedang memproduksi Falsetto, hal itu tidak akan menghalangi aktifitas yang dilakukan oleh thyroarytenoid & crycothyroid dalam upaya mempersiapkan true cords untuk menjangkau wilayah tinggi dari register suara (dalam hal ini register kepala).

Dimana true cords hanya akan bergetar di pinggirnya saja dan tidak pada keseluruhan ototnya.

Nah, hal ini dapat digunakan sebagai tricks untuk memaksimalkan jangkauan nada.
Bisa sampai F6 untuk semua klasifikasi suara wanita (setinggi bridge lagu “Rindu” dari Agnes Monica), dan bisa sampai G5 bagi semua klasifikasi suara pria (setinggi lagu “She’s Gone” dari Steel Heart).

Malah, dalam pengalaman saya melatih beberapa penyanyi pria, mereka bisa mencapai C6 dengan mudah tanpa memaksakan suara.

Lakukan 5 note descending scale (do re mi fa sol, sol, fa, mi, re, do) dengan menggunakan huruf vokal (vowels) apa saja yang Anda paling nyaman atau dengan lip bubble sampai di wilayah yang nyaman bagi Falsetto Anda, lalu aktifkan true vocal cords, maka Head Voice langsung bisa diakses.

Pertukaran suara dari Head Voice ke Falsetto dalam sebuah frase tertentu agak sulit dilakukan, tapi hasil yang didapat akan menambah nilai artistik dalam interpretasi sebuah lagu pop.
Hal ini sering dilakukan Mariah Carey, malah Mariah berani melakukan pertukaran dari:
1. Head Voice ke Whistle dan juga sebaliknya,
2. Chest ke Falsetto,
3. Chest ke Whistle,
4. Chest ke Head Voice lalu ke Whistle,
5. Falsetto ke Whistle.

Falsetto dianggap haram pada metode klasik karena tidak bisa dihubungkan dengan chest voice.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *