Belting Technique or Belters

Belting Technique or Belters

– Sebuah teknik vokal dalam musik kontemporer dengan menggunakan chest voice dengan memodifikasi teknik produksi, vowels dan lain-lain.

– Belting tidak sama dengan kebanyakan suara dada yang dilakukan penyanyi yang tidak terlatih.

– Ciri khasnya: suara lebih tegas & powerful.

– Getaran suara di area depan wajah sangat kuat apalagi di area middle sangat powerful.

– Soundnya lebih ke speaking voice.

– Tidak semua yang menggunakan SUARA DADA adalah BELTERS (harus ada tekniknya).

– Dalam musik kontemporer, Ethel Merman dianggap sebagai “The Mother of Belting” (pertama kali mengusung teknik ini ke belantika musik dunia).
KARIR NYANYI ETHEL MERMAN LEBIH DARI 50 TAHUN/NYANYI SAMPAI USIA 74 TAHUN!

– Para DIVA DUNIA yang menggunakan teknik ini: Beyonce , Barbra Straisand, Aretha Franklin, Celine Dion, Mariah Carey, Whitney Houston, Kelly Clarkson, Fantasia Barino, Yolanda Adamas, Jennifer Hudson, dan masih banyak lagi.

– Di Indonesia: Agnes Monica, Dewi Marpaung, Zaneta Naomi, dan masih banyak lagi.

– Mayoritas penerima Grammy Award di belantika musik Amerika adalah para BELTERS, begitu juga di sepanjang sejarah musik Indonesia.

Video live performance yang dibuat tahun 1998 ini mengetengahkan tentang bagaimana para BELTERS DUNIA (Aretha Franklin, Celine Dion, Mariah Carey, dan lain-lain) saling memperagakan teknik belt-nya.

Aretha Franklin (The QUEEN of SOUL) lahir 25 maret 1942,
karir menyanyinya dimulai pada usia 18 tahun.

Aretha memenangkan 18 Grammy Award & salah satu dari
“the best selling female artists of all time” dengan menjual lebih dari 75 juta keping di seluruh dunia.

“ARETHA BERNYANYI DI VIDEO INI PADA USIA 56 TAHUN”!

Inilah video “Belting Technique” dalam arti sesungguhnya:
Patti LaBelle – Somewhere Over The Rainbow

BELTERS (Penyanyi dengan Teknik Belting):
Patti LaBelle (lahir 24 Mei 1944) dikenal sebagai penyanyi Amerika pemenang Grammy Award, penulis, dan aktris yang telah menghabiskan lebih dari 50 tahun di industri musik.

– Jangkauan nada atas para Belters pada normalnya biasanya dari E5 sampai G5.

Para Belters dunia:
Whitney Houston “I Have Nothing”
Beyonce “Listen”
Mariah Carey “O Holy Night”
Celine Dion “All by Myself”
Fantasia Barrino “Summer Time”
dan lain-lain

Para murid yang belajar di KBL:
Agnes Monica
Zaneta Naomi
Aurelia Noni Suprestia
Serena Onasis
Putri Rama Siagian
Eka Amanda Graha Sari
Uly Novita Andrian
Stephanie Erastus
dan lain-lain

– Mayoritas murid-murid KBL mampu mencapai jangkauan nada atas tersebut dengan mudah.

– Kini mencapai Bb5 seperti yang dilakukan oleh JENNIFER HUDSON dalam “And I’m Telling You” bukanlah suatu hal mustahil dilakukan oleh murid-murid KBL.

Kunjungi KBL Youtube Channel: KBL Vocal Course

Buktikan bagaimana mereka mencapai apa yang dilakukan para Belters dunia dengan mudah.

Menyambung Register Suara

MENYAMBUNG REGISTER SUARA dalam RANGKA MELEBARKAN JANGKAUAN NADA dengan “MUSCLE COORDINATION METHOD”

Penyanyi dan pelatih vokal yang mau vocal range-nya lebar, sebaiknya melihat video Ini dan juga membaca penjelasannya.

1. Mampu membuat head register sampai pada high end

2. Mampu menyambung register suara (tidak pisah-pisah), seakan-akan kita hanya punya satu suara
a. Register dada dengan head register
b. Register kepala dengan whistle register

3. Khusus untuk suara BELT, mampu dibuka sampai high end
_____________________________________________________________________________________

Ada beberapa pihak yang menyatakan punya metode yang bisa membuat penyanyi memiliki jangkauan nada sampai 4 oktaf dan yang terjadi adalah:

a. Register suara tidak bisa tersambung dengan benar, baik chest ke head maupun head ke whistle

b. Bila memproduksi suara dada dan melompat ke whistle, pasti sang penyanyi tidak bisa memproduksi head voice di area middle.
Yang ada ialah FALSETTO yang tidak mungkin disambung dengan whistle voice,
“Sehingga kalau rekaman harus diakali untuk menyambungnya dan pasti ketahuan!”

c. Ini terjadi karena pemaksaan pita suara untuk memperpendek koordinasinya dengan Thyroarytenoid & Cricothyroid yang mana mau tidak mau di area middle high, Fals Vocal Cords mulai aktif, terjadilah Falsetto dengan posisi true vocal cords membuka lebar.
Hal ini lama kelamaan akan mengakibatkan kelelahan pita suara yang selalu berada dalam posisi terbuka, dengan arus udara yang melewatinya terlalu deras.
Dan satu hal yang pasti, ini akan berakibat buruk bagi pita suara!

d. Pasti loncatan terdekat dari high end suara dada ke whistle berjarak oktaf dimana whistle-nya pasti tidak lega bergerak naik turun di head register.

Di video ini kita akan melihat bagaimana menyambung register demi register suara (tanpa rekayasa):
Pupus – Ajeng Restu (Cover)